Anda harus mengaktifkan JavaScript agar bisa mendapatkan informasi-informasi kami. Atau mungkin browser anda tidak mendukung JavaScript

GPIB "ZEBAOTH" Bogor , Anggota ti Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat - Gereja Protestan di Indonesia bagian Kulon - Protestant Church in the Western part of Indonesia - De Protestantse Kerk Westelijk Indonesie. Anu mangrupa salah sahiji ti 53 jemaat mimiti GPIB di warsih 1948. Gereja ieu perenahna di puseur dayeuh Bogor ti Indonesia sarta mangrupa hiji-hijina gereja anu aya dina lingkungan Kebun Raya Bogor. Peletakan batu kahiji gedong gereja Zebaoth dipigawe dina 30 Januari 1920 sarta dibere wasta Köningin Wilhelminakerk.

SAMPURASUN

 

WARTOS

     'Hari Tuhan' atau dalam bahasa populernya disebut dengan 'akhir zaman', seringkali menjadi pertanyaan juga percakapan dalam berbagai masa dan kondisi. Tak jarang topik tersebut divisualisasikan dalam berbagai film yang dilatarbelakangi pemahaman umum masyarakat (sosiologis) maupun pemahaman keagamaan (teologis). Sebut saja film "2012", "End of Days", "Knowing", "Day After Tomorrow", yang nampak cukup familiar dengan kita. Kebanyakan dari film atau gambaran tentang akhir zaman memang mengungkapkan tentang kengerian yang memberi kegentaran hari. Pertanyaannya, dalam Iman Kristen bagaimana sikap kita terhadap fenomena tersebut dan apa yang perlu kita lakukan saat ini?

     Dalam bacaan Firman Tuhan Markus 13:24-37, Tuhan Yesu memberi penjelasan mengenai akhir zaman melalui perumpamaan pohon Ara (ay. 28). Perumpamaan ini nampak begitu kontras dengan percakapan tentang akhir zaman. Mengapa? Karena jika gambaran akhir zaman adalah kekacauan, bencana, kengerian, pohon Ara justru melambangkan yang sebaliknya. Dalam kepercayaan orang Yahudi, gambaran pohon Ara yang bertunas terhubung dengan masa turunya berkat, masa dimana ada damai dan sejahtera. Situasi damai disimbolkan melalui kesejukan yang diberikan pohon tersebut pada musim panas. Bagi orang Yahudi, pohon Ara adalah tempat favorit untuk berdoa dan merenungkan Taurat, tempat yang baik untuk menyampaikan harapan hidup yang baik.

     Denga demikian melalui perumpamaan pohon Ara, Yesus tidak sedang menjadikan peristiwa perang, kekacauan, bencana dan kehancuran sebagai poin penting pemberitaan ttentang akhir zaman. Tetapi bahwa dalam kekacauan dunia yang berulang kali muncul dari masa ke masa, ada tunas keselamatan Allah yang muncul. Sebagai orang yang percaya, kita diajak untuk tidak memperhatikan tanda-tanda kehancuran yang menyebabkan keputusasaan dunia, tetapi memperhatikan peluang akan adanya anugerah Allah, Keselamatan, dan Damai Sejahtera. Dengan demikian, kita diajak untuk turut mengusahakan kedamaian, kesejahteraan, pembebasan, kesetiaan di tengah-tengah dunia yang dipenuhi dengan kekacauan, perang, ketidaksetiaan

     Hal tersebut nampak menjadi lebih jelas ketika kita membaca bagian firman Tuhan dari 1 Korintus 1:3-9, bahwa dalam masa penantian Hari Tuhan, kita diajak unhtuk menjadi kaya dalam segala hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, bertekun dalam berbagai karunia yang kita miliki, hidup tak bercacat di hadapan Tuhan. Dan kita harus percaya bahwa Allah yang meneguhkan kita dan menyertai kita karena kesetiaan-Nya.

     Minggu masa Adven akan membimbing kita masuk dalam dua penghayatan iman sekaligus : Inkarnasi dan Parousia". Dalam peristiwa Inkarnasi Sang Firman menjadi manusia, kita menghayati semakin dalam akan kehadiran Allah di tengah carut marut kehidupan dunia. Dalam misteri Parousia, yaitu Kedatangan Kristus kembali, kita diajak menyiapkan diri dalam penantian. Yang pasti, tak perlu gundah kapan akhir zaman itu tiba. Tak perlu mengkait-kaitkan tanda-tanda kekacauan dan bencana dan bimbang dengan berbagai spekulasi waktu akhir zaman yang sedang viral dibicarakan. Tetapi, marilah menjadi pribadi yang siap dengan bebenah diri, bertekun dalam karunia yang Tuhan percayakan dan mengusahakan kedamaian, kesejahteraan, pembebasan, keadilan dan kesetiaan di tengah keluarga, masyarakat, dan gereja kita.






GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.



Ruang KMJ

  1. PENGANTAR

         Dalam rangka membantu jemaat-jemaat GPIB untuk menyiapkan Para Pengurus Unit Misioner di Jemaat yang melaksanakan tugas panggilan dan penggutusannya dengan komitmen yang sungguh maka pada periode Majelis Jemaat tahun 2017-2022, Majleis Sinode memandang perlu untuk melengkapi petunjuk pelaksanaan pengadaan Pengurus PELKAT, Pelayan PA & Pelayan PT. Petunjuk Pelaksanaan ini diharapkan dapat memberikan Panduan dan Penjelasan yang memadai dalam proses pengadaan Calon Pengurus PELKAT, Pelayan PA & Pelayan PT

  2. PENGERTIAN
    1. Pengadaan yang dimaksud dalam Petunjuk Pelaksanaan ini adalah:
      1. Proses terberntuknya Pengurus PELKAT, Pelayan Pa & Pelayan PT hingga diteguhkan pada lingkung Jemaat.
      2. Proses terberntuknya Koordinator Pelaksana program masing-masing PELKAT yang selanjutnya disebut sebagai Koordinator Wilayah PELKAT sesuai kategori atau KORWIL hingga diperkenalkan pada lingkup MUPEL.
    2. Pelayanan Kategorial (PELKAT) sebagai bagian dari unit misioner GPIB adalah Wadah Pembinaan dan Pemberdayaan warga gereja dalam keluarga & masyarakat sesuai kategori agar para anggotanya berperan aktif dalam pengembangan panggilan & pengutusan gereja secara utuh & berkesinambungan dan sebagai pelaksana misi gereja untuk:
      1. Anak-anak disebut Pelayanan Anak disingkat PA
      2. Teruna disebut Persekutuan Teruna disingkat PT
      3. Pemuda disebut Gerakan Pemuda disingkat GP
      4. Kaum Ibu disebut Persekutuan Kaum Perempuan disingkat PKP
      5. Kaum Bapak disebut Persekutuan Kaum Bapak disingkat PKB
      6. Kaum Lanjut Usia disebut Persekutuan Kaum Lanjut Usia disingkat PKLU
    3. Pengurus PELKAT adalah mereka yang telah melalui seluruh proses Pengadaan seperti dimaksud pada huruf B nomor 1.a di atas.
    4. Koordinator Wilayah PELKAT sesuai kategori adalah salah satu Alat Pelaksana dari Badan Pelaksana Musyawarah Pelayanan (MUPEL) sesuai kategori PELKAT yang telah melalui seluruh proses pengadaan seperti dimaksud Huruf B pada nomor 1.a sebagai Pengurus di Jemaat dan 1.b di atas.
    5. Fungsi dan Tugas Pengurus PELKAT sebagai Unit Misioner:
      1. Melaksanakan pembinaan dan pemberdayaan warga gereja secara spesifik sesuai kategori.
      2. Memikirkan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pembinaan, pelayanan dan kesaksian warga gereja di lingkup Jemaat /MUPEL.
      3. Menjadwalkan pembinaan secara periodik bekerjasama dengan Komisi PPSDI. Materi-materi bina adalah materi yang harus sesuai dengan Grand Design PPSDI GPIB dari Majelis Sinode cq. Departemen Pembinaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani – Peningkatan Peran Keluarga (PPSDI-PPK).
      4. Mengatur kegiatan melalui koordinasi antar pengurus PELKAT, Komisi dan Majelis Jemaat.
      5. Menyusun (usulan) Program Kerja dan Anggaran (PKA) tahunan Majelis Jemaat.
      6. Menentukan Koordinator PELKAT secara bergilir untuk melaksanakan kegiatan terpadu.
    6. Pemilih untuk Pelayanan Kategorial adalah, mereka yang disebutkan di dalam TATA GEREJA Peraturan Nomor 15 Tentang Pelayanan Kategorial GPIB, Pasal 2 tentang Keanggotaan (khusus PELKAT PA dan PT adalah pengurus dan pelayan di masing-masing PELKAT PA & PT) yakni,
      1. Anggota Pelayanan Kategorial Pelayanan Anak adalah,
        1. Semua anak warga GPIB yang terdaftar di Jemaat, berusia sampai dengan usia 12 tahun;
        2. Anak-anak yang dari bukan warga GPIB yang atas kemauan sendiri atau keinginan orang tua.
      2. Anggota Pelayanan Kategorial Persekutuan Teruna adalah,
        1. Semua anak warga GPIB yang terdaftar di Jemaat, dan berada pada usia sekitar 13 s.d 17 tahun;
        2. Anak-anak yang dari bukan warga GPIB namun atas kemauan sendiri atau keinginan orang tua;
        3. Teruna yang tidak termasuk dalam ayat 2 butir (a) pasal ini tetapi secara biologis dan psikologis tidak/belum bersekutu dalam Pelayanan Anak atau Gerakan Pemuda.
      3. Anggota Pelayanan Kategorial Gerakan Pemuda adalah,
        1. Semua pemuda warga GPIB yang terdaftar di Jemaat, berusia sekitar 18 sampai maksimal 35 tahun;
        2. Orang-orang muda dari yang dari bukan warga GPIB namun atas kemauan sendiri;
        3. Pemuda yang tidak termasuk dalam ayat 3 butir (a) pasal ini tetapi atas kemauan sendiri.
      4. Anggota Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Perempuan adalah,
        1. Semua perempuan warga GPIB yang terdaftar di Jemaat yang berusia 35 tahun ke atas sampai dengan usia 60 tahun;
        2. Semua perempuan warga GPIB yang terdaftar dan belum berusia 35 tahun tetapi sudah menikah;
        3. Perempuan yang tidak termasuk dalam ayat 4 butir (a) dan (b) tetapi atas kemauan sendiri.
      5. Anggota Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Bapak adalah,
        1. Semua laki-laki warga GPIB yang terdaftar di Jemaat,berusia 35 tahun keatas sampai dengan usia 60 tahun.
        2. Semua laki-laki warga GPIB yang terdaftar dan belum berusia 35 tahun tetapi sudah menikah;
        3. Laki-laki yang tidak termasuk dalam ayat 5 butir (a) dan (b) tetapi atas kemauan sendiri.
      6. Anggota Pelayanan Kategorial Persekutuan Kaum Lanjut Usia adalah Semua warga GPIB yang terdaftar di Jemaat berusia di atas 60 tahun.
    7. Masa Tugas
      Mengacu pada Peraturan Nomor 15 tentang Pelayanan Kategorial pasal 4.10 TAGER GPIB
      1. Masa tugas Pengurus PELKAT ditetapkan sesuai dengan masa tugas Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) di Jemaat yang bersangkutan (2,5 tahun).
      2. Masa tugas pelayan PA dan Pelayan PT ditetapkan sesuai dengan masa tugas Majelis Jemaat (5 tahun).
      3. Masa tugas Koordinator Pelaksana Program masing-masing PELKAT di lingkup MUPEL disesuaikan dengan Badan Pelaksana (BP) MUPEL.
      4. Pengadaan Pelayan PA dan Pelayan PT dapat dilaksanakan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.
    8. Fungsi Petunjuk Pelaksanaan
      1. Memberikan pedoman bagi Jemaat dalam melakukan proses pengadaan Pengurus PELKAT, Pelayan PA dan Pelayan PT di Jemaat yang bersangkutan.
      2. Memberikan pedoman bagi MUPEL dalam melakukan proses pengadaan KORWIL PELKAT sesuai kategori di MUPEL yang bersangkutan.
    9. Persyaratan Kualitatif
      Calon Pengurus PELKAT dan hendaknya memiliki kemampuan dan semangat membina/ memperlengkapi warga gereja bagi pekerjaan pelayanan dan pembangunan Tubuh Kristus (Surat Efesus 4:11-12) agar Warga Gereja dapat melaksanakan Panggilan dan Pengutusan GPIB yaitu,
      1. Tidak angkuh / serakah, bukan pemabuk / pemarah / pemfitnah.
      2. Menjadi teladan.
      3. Bersikap baik, bijak, adil dan saleh.
      4. Dapat menguasai diri.
      5. Mampu menasihati orang lain (Titus 1:6-9, I Timotius 3:8-13).
      6. Mampu menjaga kewibawaan dan rahasia pelayanan.
      7. Tidak berada dalam Penggembalaan khusus oleh Majelis Jemaat.
      8. Memiliki semangat pengabdian yang tinggi, setia dan taat dalam penatalayanan GPIB serta senantiasa menjaga kemurnian ajaran gereja dalam kesetiaan kepada Tuhan Yesus Kristus.
      9. Memiliki wawasan Oikumenis dan Kemasyarakatan yang cukup serta sikap dan kemauan bekerjasama yang positif dan konstruktif.
      10. Mampu melaksanakan Panggilan dan Pengutusan GPIB secara bertanggungjawab.
      11. Sehat Jasmani dan Rohani.

    bersambung minggu depan

     
 

 
 



Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535.jpg
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Wilujeng Milangkala Bogor Ka 535
Buang Sampah Pada Tempatnya
Pilahlah Sampah
Gotong Royong

Flag Counter


Woro-woro

Ibadah Malam Natal 2017
24-12-2017

  • Zebaoth : 17.00 & 20.00
  • Bethel : 18.00
  • Kapel : 17.00
  • PWH : 17.00
  • Cigudeg : 15.00
  • Pura : 20.00


Ibadah Natal 2017
25-12-2017

  • Zebaoth 06.00 / 09.00 / 17.00 / 20.00
  • Bethel 06.00 / 09.30 / 18.00
  • Kapel 08.00 / 17.00
  • PWH 09.00
  • Cigudeg 09.00
  • Pura 06.30

    • Natal Hari Ke-2
      Baptisan Kudus
      26-12-2017
      Zebaoth : 09.00


      Ibadah Malam Tahun Baru 2018
      31-12-2017

      • Zebaoth : 17.00 & 20.00
      • Bethel : 18.00
      • Kapel : 17.00
      • PWH : 17.00
      • Cigudeg : 15.00
      • Pura : 20.00


      Ibadah Tahun Baru 2018
      01-01-2018

      • Zebaoth 06.00 / 09.00 / 17.00 / 20.00
      • Bethel 06.00 / 09.30 / 18.00
      • Kapel 08.00 / 17.00
      • PWH 09.00
      • Cigudeg 09.00
      • Pura 06.30




      SIARAN RADIO GPIB

      GPIB telah melayani lewat Siaran Radio GPIB yang dinamakan "Arise 'n Shine" pada Pkl. 14.00 - 15.00 WIB Minggu II & IV setiap bulannya di RADIO RPK (Radio Pelita Kasih) Jakarta. JaBoDeTaBek : melalui kanal Radio FM 96.3, di seluruh Indonesia & dunia secara real-time melalui : Live audio-steaming di http://www.radiopelitakasih.com. Aplikasi "Sahabat RPK" di Android / Apple device / BB. Untuk menghubungi saat siaran berlangsung melalui No. Telp (+62)(021)8000444 atau SMS/WA : (+62)08151800444.